Lirik Lagu Titip Rindu Buat Ayah : Sebuah Lagu yang Meretas Perasaan Dalam Kenangan”

Lirik Lagu Titip Rindu Buat Ayah” menciptakan gambaran yang kuat tentang perasaan seorang anak yang ditinggalkan oleh ayahnya. Lagu ini bercerita tentang seorang anak yang merindukan nasihat, pelukan hangat, dan kehadiran sang ayah. Lirik-liriknya yang penuh emosi merujuk pada momen-momen indah yang telah dilalui bersama ayah, seperti saat bermain bola atau belajar bersama. Lagu ini juga menyoroti kerinduan yang mendalam karena tidak dapat lagi berbagi momen-momen itu dengan sang ayah yang telah pergi.

Lagu memiliki kekuatan luar biasa untuk merangkai perasaan, menyampaikan pesan-pesan yang mungkin sulit diungkapkan dengan kata-kata biasa. Salah satu lagu yang telah mengukir jejak di hati banyak orang adalah “Titip Rindu Buat Ayah.” Dinyanyikan oleh penyanyi Indonesia, Ebiet G. Ade, lagu ini bukan hanya sekedar rangkaian kata-kata dan melodi, tetapi juga merupakan ungkapan cinta, rindu, dan penghormatan seorang anak kepada ayahnya. Artikel ini akan membahas makna mendalam di balik lirik lagu ini dan bagaimana lagu ini telah menjadi soundtrack dalam banyak perjalanan emosional.

Lirik Lagu Titip Rindu Buat Ayah

Intro : C -G-Em Am..F..Dm..G..
        Em..C.. F G..C..
        F-Em-Dm-C..F-G

C F
di matamu masih tersimpan
C
selaksa peristiwa..
G F
benturan dan hempasan terpahat..
C
di keningmu..

G
kau nampak tua dan lelah
Dm
keringat mengucur deras
G C
namun kau tetap tabah
F
hmm..mm..hmm..

C FEm
meski nafasmu kadang tersengal
Dm G
Memikul beban yang makin sarat
C
Kau tetap bertahan..

Int. F C F C

C G
engkau telah mengerti hitam
C
dan merah jalan ini
G F
keriput tulang pipimu gambaran
C
perjuangan..
G
bahumu yang dulu kekar
Dm
legam terbakar matahari
G C
Kini kurus dan terbungkuk
F
hmm..mm..hmm..

C FEm
namun semangat tak pernah pudar
Dm G
meski langkahmu kadang gemetar
C
kau tetap setia..

Int : F C C..

Reff:
F G C
ayah… dalam hening sepi kurindu
F G C
untuk… menuai padi milik kita..
Dm G C
tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Dm G C
anakmu sekarang banyak menanggung beban..

Int : F C F C

C G
engkau telah mengerti hitam
C
dan merah jalan ini
G F
keriput tulang pipimu gambaran
C
perjuangan..
G
bahumu yang dulu kekar
Dm
legam terbakar matahari
G C
kini kurus dan terbungkuk
F
hmm..mm..hmm..

C FEm
namun semangat tak pernah pudar
Dm G
meski langkahmu kadang gemetar
C
kau tetap setia..
C
kau tetap setia…

Outro : F C F CG C..

 

Latar Belakang Lagu

Titip Rindu Buat Ayah adalah salah satu lagu yang populer di Indonesia dan dikenal di berbagai belahan dunia berkat pesan universalnya. Lagu ini pertama kali dirilis pada tahun 1980 sebagai bagian dari album “Camellia 3”. Penyanyi dan pencipta lagu ini, Ebiet G. Ade, menghadirkan lirik yang mengharukan tentang kerinduan seorang anak terhadap ayah yang telah meninggal dunia. Melalui lirik-liriknya, Ebiet menggambarkan kerinduan yang dalam dan kehilangan yang menyayat hati.

Pada bagian refrinnya yang terkenal, “Ayah, dengarlah rindu ini / Titipkan padanya dalam tidurmu yang sepi,” menggambarkan harapan agar sang ayah yang telah tiada mendengar kerinduannya meskipun ia telah pergi. Lagu ini meminta agar rindu ini disampaikan kepada sang ayah dalam dunia yang berbeda, dunia roh


Lirik Lagu Titip Rindu Buat Ayah : Sebuah Lagu yang Meretas Perasaan Dalam Kenangan”

Lirik Lagu Titip Rindu Buat Ayah” menciptakan gambaran yang kuat tentang perasaan seorang anak yang ditinggalkan oleh ayahnya. Lagu ini bercerita tentang seorang anak yang merindukan nasihat, pelukan hangat, dan kehadiran sang ayah. Lirik-liriknya yang penuh emosi merujuk pada momen-momen indah yang telah dilalui bersama ayah, seperti saat bermain bola atau belajar bersama. Lagu ini juga menyoroti kerinduan yang mendalam karena tidak dapat lagi berbagi momen-momen itu dengan sang ayah yang telah pergi.

Lagu memiliki kekuatan luar biasa untuk merangkai perasaan, menyampaikan pesan-pesan yang mungkin sulit diungkapkan dengan kata-kata biasa. Salah satu lagu yang telah mengukir jejak di hati banyak orang adalah “Titip Rindu Buat Ayah.” Dinyanyikan oleh penyanyi Indonesia, Ebiet G. Ade, lagu ini bukan hanya sekedar rangkaian kata-kata dan melodi, tetapi juga merupakan ungkapan cinta, rindu, dan penghormatan seorang anak kepada ayahnya. Artikel ini akan membahas makna mendalam di balik lirik lagu ini dan bagaimana lagu ini telah menjadi soundtrack dalam banyak perjalanan emosional.

Lirik Lagu Titip Rindu Buat Ayah

Intro : C -G-Em Am..F..Dm..G..
        Em..C.. F G..C..
        F-Em-Dm-C..F-G

C F
di matamu masih tersimpan
C
selaksa peristiwa..
G F
benturan dan hempasan terpahat..
C
di keningmu..

G
kau nampak tua dan lelah
Dm
keringat mengucur deras
G C
namun kau tetap tabah
F
hmm..mm..hmm..

C FEm
meski nafasmu kadang tersengal
Dm G
Memikul beban yang makin sarat
C
Kau tetap bertahan..

Int. F C F C

C G
engkau telah mengerti hitam
C
dan merah jalan ini
G F
keriput tulang pipimu gambaran
C
perjuangan..
G
bahumu yang dulu kekar
Dm
legam terbakar matahari
G C
Kini kurus dan terbungkuk
F
hmm..mm..hmm..

C FEm
namun semangat tak pernah pudar
Dm G
meski langkahmu kadang gemetar
C
kau tetap setia..

Int : F C C..

Reff:
F G C
ayah… dalam hening sepi kurindu
F G C
untuk… menuai padi milik kita..
Dm G C
tapi kerinduan tinggal hanya kerinduan
Dm G C
anakmu sekarang banyak menanggung beban..

Int : F C F C

C G
engkau telah mengerti hitam
C
dan merah jalan ini
G F
keriput tulang pipimu gambaran
C
perjuangan..
G
bahumu yang dulu kekar
Dm
legam terbakar matahari
G C
kini kurus dan terbungkuk
F
hmm..mm..hmm..

C FEm
namun semangat tak pernah pudar
Dm G
meski langkahmu kadang gemetar
C
kau tetap setia..
C
kau tetap setia…

Outro : F C F CG C..

 

Latar Belakang Lagu

Titip Rindu Buat Ayah adalah salah satu lagu yang populer di Indonesia dan dikenal di berbagai belahan dunia berkat pesan universalnya. Lagu ini pertama kali dirilis pada tahun 1980 sebagai bagian dari album “Camellia 3”. Penyanyi dan pencipta lagu ini, Ebiet G. Ade, menghadirkan lirik yang mengharukan tentang kerinduan seorang anak terhadap ayah yang telah meninggal dunia. Melalui lirik-liriknya, Ebiet menggambarkan kerinduan yang dalam dan kehilangan yang menyayat hati.

Pada bagian refrinnya yang terkenal, “Ayah, dengarlah rindu ini / Titipkan padanya dalam tidurmu yang sepi,” menggambarkan harapan agar sang ayah yang telah tiada mendengar kerinduannya meskipun ia telah pergi. Lagu ini meminta agar rindu ini disampaikan kepada sang ayah dalam dunia yang berbeda, dunia roh


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Search

Popular Posts

  • Lirik Lagu “Sabang Sampai Merauke”: Keindahan Nusantara dalam Syair
    Lirik Lagu “Sabang Sampai Merauke”: Keindahan Nusantara dalam Syair

    Indonesia, negara kepulauan yang terletak di Asia Tenggara, memiliki kekayaan alam yang luar biasa dan keragaman budaya yang mempesona. Salah satu cara yang paling indah untuk merayakan kekayaan ini adalah melalui seni, dan salah satunya adalah melalui lirik lagu. Salah satu lagu yang paling menggambarkan keindahan Indonesia adalah “Sabang Sampai Merauke.” Asal Usul Lagu “Sabang…

  • Chord Lirik lagu d4vd Here With Me – Kunci Guitar Karaoke Lagu Nada C
    Chord Lirik lagu d4vd Here With Me – Kunci Guitar Karaoke Lagu Nada C

    Chord Lirik lagu d4vd “Here With Me” seorang penyanyi yang berasal dari Amerika Serikat. Lagu tersebut dikeluarkan pada tanggal 17 Juli 2022 dan saat ini sedang mendapat popularitas yang tinggi di platform TikTok. Lagu ini dibawakan dengan gaya musik pop dan SITUS GACOR pesan di balik liriknya mengisahkan tentang sepasang kekasih yang menghabiskan banyak waktu…

  • Chord Waktu Yang Salah dan Lirik Lagu – Fiersa Besari feat Thantri
    Chord Waktu Yang Salah dan Lirik Lagu – Fiersa Besari feat Thantri

    Chord Waktu yang Salah yang Lirik Lagu dinyanyikan oleh Fiersa Besari bersama Thantri menggambarkan kisah cinta yang penuh penyesalan karena hubungan tersebut terjalin di waktu yang kurang tepat. Makna singkat dari lagu ini adalah tentang perasaan penyesalan dan rindu terhadap seseorang yang seharusnya ada di waktu yang lebih baik dalam hidup, tetapi berakhir di waktu…

Categories